25 Perilaku Baik yang Harus Diketahui Anak
Amal mengajarkan 25 perilaku penting untuk membantu anak usia 3–5 tahun mengembangkan keterampilan sosial dan sopan santun.
Terkadang anak-anak kita mungkin menimbulkan situasi tertentu yang bertentangan dengan perilaku umum dan membuat mereka menjadi sasaran amarah orang-orang di sekitar mereka. Sebenarnya, sebagian besar situasi ini dapat dihindari dengan mengajarkan prinsip-prinsip perilaku baik kepada anak sejak dini, terutama pada usia 3–5 tahun, yaitu periode ketika kesadaran anak mulai terbentuk dan berkembang.
Anak-anak adalah manusia kecil yang tidak suka diperintah, sama seperti orang dewasa, namun pada saat yang sama mereka mengamati orang dewasa dan terus meniru mereka. Oleh karena itu, perilaku-perilaku berikut dapat diajarkan dengan cara mengulanginya di hadapan mereka. Berikut adalah 25 perilaku terbaik yang mungkin sudah jelas bagi kita sebagai orang dewasa, tetapi akan mengajarkan anak untuk bersikap dengan baik terhadap teman sebayanya dan mendapatkan rasa hormat dari orang dewasa.
Gunakan kata "tolong" saat meminta sesuatu dari orang lain, meskipun mereka adalah anak-anak.
Gunakan kata "terima kasih" saat menerima sesuatu dari orang lain, meskipun mereka adalah anak-anak.
Jangan memotong pembicaraan orang dewasa kecuali dalam keadaan darurat. Orang dewasa akan memperhatikanmu dan memenuhi kebutuhanmu ketika mereka selesai berbicara.
Gunakan kata-kata seperti "permisi" atau "tolong" ketika ingin menarik perhatian seseorang.
Mintalah izin ketika ingin melakukan aktivitas apa pun yang kamu tidak yakin tentangnya.
Jangan berkomentar tentang penampilan siapa pun dengan cara yang menghina atau menyakitkan, terutama kekurangan fisik mereka.
Ketika seseorang bertanya tentang keadaanmu, jawab pertanyaan mereka, lalu tanyakan balik: Apa kabar?
Ketika mengunjungi teman, dan sebelum pamit, ucapkan terima kasih kepada orang tua mereka atas keramahan yang diberikan.
Selalu ketuk pintu dan tunggu hingga diizinkan masuk.
Perkenalkan dirimu terlebih dahulu saat berbicara di telepon, kemudian minta untuk berbicara dengan orang yang ingin kamu ajak bicara.
Selalu ucapkan "terima kasih" saat menerima hadiah, dan tunjukkan rasa syukurmu kepada pemberi hadiah.
Jangan gunakan ungkapan dan kata-kata buruk dalam percakapanmu dengan orang dewasa maupun orang lain.
Jangan memanggil orang dengan nama julukan yang menghina.
Jangan mengejek orang lain, apa pun alasannya.
Duduk dengan tenang dan dengarkan orang lain saat mereka berbicara, meskipun topiknya membosankan.
Jika kamu tidak sengaja menabrak seseorang saat berjalan atau bermain, segera minta maaf kepada mereka.
Tutup mulutmu saat batuk atau bersin.
Jangan menutup pintu di depan muka orang lain.
Bantu semua orang yang membutuhkan, terutama mereka yang lebih lemah darimu.
Lakukan tugas yang diwajibkan kepadamu tanpa mengeluh; ini akan membantumu merasa bertanggung jawab dan berprestasi.
Ucapkan terima kasih kepada mereka yang membantumu; kebaikanmu kepada mereka mungkin akan membuat mereka membantu lagi di lain waktu.
Pelajari cara menggunakan peralatan makan dengan benar dan mintalah bantuan orang tuamu.
Gunakan tisu, bukan pakaianmu, untuk menyeka mulut dan hidung dengan benar.
Jika piring makanan jauh darimu, mintalah orang dewasa untuk mendekatkannya kepadamu.
Tidak ada usia tertentu untuk mulai mengajarkan anak cara berperilaku di masyarakat. Sebagai seorang ibu atau ayah, kamu bisa mulai ketika merasa anak sudah siap untuk belajar. Pelatihan dan pendidikan melalui contoh adalah metode yang ideal. Jangan mengajarkan anak-anakmu sopan santun yang tidak kamu terapkan sendiri, karena anak akan belajar perilaku buruk dari kamu terlebih dahulu.
Bagikan pendapatmu bersama kami: Bagaimana cara kamu mengajarkan perilaku baik kepada anak-anakmu? Apakah ada perilaku lain yang ingin kamu sarankan? Aplikasi Amal mengintegrasikan pendidikan perilaku bersama pembelajaran bahasa Arab, membantu anak mengembangkan keterampilan sosial sekaligus kemampuan berbahasa. Kirimkan email langsung kepada kami: